http://www.makepovertyhistory.org
        [(Don't you know it)]
Monday, April 24, 2006
icad speaks @8:14:00 AM


Kali ini gua pengen ngebahas sehubungan dengan Hari Kartini, yang baru lewat 3 hari.
Momen yang selalu diperingatin sebagei hari kebangkitan perempuan di Indonesia.

Kenapa gua mau ngomongin ini? Bukan karna gua aktivis pembela kaum wanita (' . ' ")
Tapi karna nyokap gua, adek gua, nenek gua, sobat gua and even nanti istri gua itu pasti perempuan (heuheh atuh!)

So, I know that I wanna represent them to speak up.


Sekarang banyak banget kemajuan yang udah dirasain perempuan modern, para hawa yang hidup di abad 21. But unseemingly, masih banyak juga penindasan yang eksis.

Dulu, perempuan bahkan gak punya hak voting sama sekali pas pemilu. Perempuan cuman boleh di rumah, masak, ngejait, ngelonin anak, nungguin suami pulang.
Baru pas awal tahun 1900-an, dimulai oleh Inggris, perempuan punya hak pilih walopun baru 21% kuotanya.

Sekarang, See....
Perempuan hampir di seluruh negara punya hak pilih 100% sama kayak cowok. Tinggal beberapa negara Timur-Tengah yang belon ngasih hak pilih buat perempuan, yang tentunya gua gak setuju banget.
Karena toh, gak hanya laki-laki doang kan yang boleh nentuin gimana jadinya suatu negara?

Kalo jaman baheula perempuan lahir untuk dipaksa dapetin suami yang tajir, karena itulah yang ditanamkan oleh masyarakat.



"Pokonya dapetin suami kaya, atow dipecat jadi anak!"
- kejem amat-



Dulu perempuan harus berjuang susah payah melawan hypocracy di society-nya. Harus bertindak atas dasar apa yang disetujui oleh society.
Seperti diumpain Leo Tolstoy di bukunya, 'Anna Karenina'. Cewek rusia yang ninggalin kehidupan normal dan nerima konsekuensi tragis supaya bisa memenuhi passion-nya, menikahi seorang laki-laki yang non-komunis.


Contoh lain, Jeanne d'Arc yang dihukum mati waktu dia masih remaja karena nentang negaranya sendiri, Prancis. Tapi sekarang dia dianggap salah satu penggerak revolusionaris dunia.


Yang gua heran tuh, menurut gua perempuan sekarang (sorry yah karena mungkin gua salah) kurang punya spirit as immense as their previous heroes.


Kenapa tuntutan persamaan hak dalam bidang karir, kesukaan, hobi dll harus jadi hal yang sangat dipentingkan, padahal minor kenyataannya. Cewek harus boleh jadi kuli bangunan, petinju, pembalap motor, pake celana sontog kayak cowok, dengerin musik trash-metal, istri nyerein suaminya....

*Yahhh*



Padahal masih banyak perlakuan gak adil yang dialami perempuan lain di belahan dunia. Mulai dari perdagangan gadis belasan tahun untuk dijadi-in prostitute, penganiyayaan TKW oleh majikannya, bayi perempuan di Cina yang dibuang di tengah pasar karena dianggap no good for the family's sake, atow banyaknya perempuan yang dipaksa jadi drug trafficker karena vulnerability mereka.


Ada lagi, yang hot sekarang ini , tentang RUU APP alias Anti-Pornoaksi-Pornografi.
RUU itu secara jelas kalow dibaca perinciannya sangat memojokkan dan menggenderisasikan buat perempuan.


Itulah kesetaraan hak yang seharusnya dituntut. Hak untuk jadi manusia yang sama tanpa dilihat berjenis kelamin wanita, sehingga dinomer-duain. Dianggap cuma-cuma (weitttssss...emangnya barang obralan?)



Jadi tolong, wahai para perempuan...




WAKE UP AND DO SOMETHING ABOUT THIS!

|

Friday, April 21, 2006
icad speaks @10:31:00 PM


What American City Are You?



You Are Austin

A little bit country, a little bit rock and roll.
You're totally weird and very proud of it.
Artistic and freaky, you still seem to fit in... in your own strange way.

Famous Austin residents: Lance Armstrong, Sandra Bullock, Andy Roddick





Austin?
Sounds nice.
Pengen juga tinggal di sanah....

|

Thursday, April 20, 2006
icad speaks @11:18:00 PM


OLA!


Akhirnya ujian praktek yang ternyata gak susah-susah amat tapi nyebelin itu akan lenyap juga!

*tertawa hingar-bingar*

Kecuali tinggal praktikum biologi yang gua udah tau nanti disuruh ngapain ajah, mulai klasifikasi taksonomi sampe pembuktian Hukum Mendel. Seenggaknya gak aneh-aneh (^.^)

Tapi... UAS dan UN + SPMB itulah yang buat gua makin deg-degan kayak mau naek roller-coaster. Mikirinnya ajah udah males, hah...

Gua jadi inget apa kata guru fisika gua,
"Kalian harus terbiasa nanti ngerjain satu soal itu hanya 1 menit"




"hanya 1 menit?!"




Yah, segitu sih gua baru sempet melototin soalnya doang, sambil muter otak nyari akal gimana ngerjainnya. Akhirnya 1 menit pun terbuang tanpa hasil dan beralih ke soal berikutnya yang gak jauh beda susah.


Gua sendiri ngerasa aneh, kenapa guru-guru dan bonyok gua kayak kebakaran jenggot mikirin apa nantinya gua lulus apa kagak.
Sebenernya gua takut sih, tapi mow gimana coba?


Dengan kondisi sekarang, emang gua terbilang nyantei...

Yang masih maen ke sana ke sini lah, nonton DVD terus lah, tidur mulu lah, anu lah itu lah.



I Need A Louder Wake-Up Call!



Duh.....gimana coba caranya biar termotivasi?
Karena sejujurnya dengan ngebuka buku 1001 matematika atow kumpulan soal SPMB, bukan cara yang baik buat orang males kayak gua biar termotivasi.


Ke laut ajah deh.












|

Sunday, April 16, 2006
icad speaks @10:46:00 PM


Baru ajah gua namatin bukunya Paulo Coelho , 'Veronika Decides to Die'.

And it sorta has this link to what I am now.

"Kenapa ada yang namanya standar kenormalan, sehingga di dunia ini dikenal apa yang disebut anomali?"


Apakah sesuatu dianggap normal melulu hanya karena diikuti oleh mayoritas, sedangkan minoritasnya adalah kumpulan orang abnormal ?






Ceritanya, dulu di suatu negeri seorang penyihir mencemari sumur umum untuk dengan 'racun gila', para rakyat meminumnya dan menjadi gila. Sang raja dan keluarganya yang meminum air hanya dari sumur kerajaan, menjadi satu-satunya yang waras di negeri itu. Raja pun mengeluarkan mandat dan peraturan untuk mengendalikan kegilaan rakyatnya. Tetapi aturan itu terdengar aneh di telinga rakyat yang gila, raja pun dipaksa turun tahta. Takut akan hal ini raja dan keluarganya berpikir untuk meminum air dari sumur umum supaya ikut-ikutan gila, berlaku sama seperti yang lain dan tetap memerintah. Setelah itu seluruh orang di negeri itu jadi ngelantur, dan menganggap mereka semua normal lalu hidup damai selama-lamanya.






Bukannya kanibalisme pernah dianggap normal oleh para Suku Pygmy di Afrika?

Bukannya ribuan tahun lalu wanita di Cina make model sepatu super kecil yang merusak struktur tulang telapak kaki biar dianggap cantik atau normal?

Bukannya voyeurisme sangat dianggap wajar oleh Suku Maya yang udah punah?

Liat kan, kenormalan itu semu, cuman ngikutin anggapan suatu mayoritas dalem masyarakat.


Sama ajah kayak sekarang. Walopun konteksnya udah beda. Bukan kanibalisme atow voyeurisme lagi, tetapi hal yang lebih mendasar kayak pandangan dan penyikapan hidup.



Itulah kejamnya society di seluruh belahan bumi, they set this boundaries that people must not cross, so when they do, people will cam them nuts.
They tell us how to act, as a man, as a woman, as a parent, as a child, as an emperor or as a slave.

Being different memang hal yang paling butuh perjuangan di dunia yang berpimikiran homogen dan kolektif.
Bukan cuman dari fashion style lo doang, lo bisa bilang "I'm so different", suatu pemikiran yang dangkal. Kayak embel-embel 'metamorphoself' yang dipromosiin sama produk sampo anti ketombe di Indonesia.



Being different yang gua maksud adalah kebebasan punya cara pandang hidup, visi dan pemikiran yang mungkin di dunia-yang-semua-harus-normal-sesuai-kaidah-kalo-nggak-berarti-lo-orang-sinting, bakal ditentang abis-abisan.


Dan orang-orang itu akhirnya ada yang keukeuh dianggap aneh, tapi dia bisa mengarahkan dirinya ke perspeksi yang dia percayai. Walopun dianggap menyimpang.

Ada orang yang malahan alienated, sometimes leads to frustration yang berujung ke kesimpulan kalo orang itu memang bener gila.

Tapi kebanyakan menyerah, mereka kurang kuat nerima pressure dari luar yang terus menyeret mereka kembali mengikuti arus umum...yang 'dianggap wajar'.



LET'S THINK ABOUT IT ALL, DON'T WE ALL FEEL JUST THE SAME?

NOW MAYBE YOU'RE ASKING YOURSELF, AM I NORMAL OR NOT?

THERE'S NEVER AN EXACT ANSWER TO THAT.






"HIDUP ADALAH CARA KITA MELIHATNYA LALU MENJALANINYA, BUKAN BERDASARKAN TEORI UMUM MASYARAKAT"















|

Friday, April 14, 2006
icad speaks @6:36:00 PM


Detik-detik menjelang UN udah makin deket.
And I'm still not well prepared yet (>.<')

Apalagi senen nanti bakal ada ujian praktek yang nggak-penting-cuman-formalitas-doang-dasar-nyape-nyapein-ajah.
Mulai dari agama, olahraga, fisika dan kawan-kawannya.

Gua Menggila.



"Ya Tuhan..."




Tadi pagi gua ngejadwal di kalender bab apa ajah yang harus gua pelajarin tanggal berapa buat UN Matematika, karena itulah yang paling beracun radon, xenon dan pokoknya pikaracuneun lah (apa lagi).


Dari lingkaran, fungsi, integral yang kayak bentuknya cacing ituh, pertidaksamaan, transformasi , limit, trigonometri, turunan, tanjakkan, belokkan, perempatan, pengkolan.........ARRRGGGGHHHH!


Jadi gila beneran deh.



Bingung sayah,



Kenapa akhir-akhir ini tema postingan pasti kalow gak mental breakdown fatal, ya UN yang sama fatalnya. Sindrom fatalisme (kembali gak penting)

|

Wednesday, April 12, 2006
icad speaks @8:42:00 PM


Once upon a time, there lives Irsyad, all he knows he was carefree. Life used to be so easy and weightless for him.
But now things have changed. Since he met life's true meaning. Of how hatred, pain, repression, self denial and acceptance blend together and create such a massacre to his subtle inner.



Now it gets more unbearable by the day, he's all at sea.


Now it gets too complex , he's all in his own weakness.



The only time he can feel safe is when he's sleeping. It keeps him away from thinking. But when he wakes up, he's back to his basic state. Restless. Confused. He can neither understand nor judge how it all happens. He can't read his own marks now. Was it the crime he committed? Was it something he said? Where has he gone wrong? Or was it just because the way he is?





O sun where art thou?
Everything is so dim , so old
O alter ego where art thou?
I'm losing my place to escape to
O intuition where have thou gone?
I ain't no sensibility of my own picture
O me
I'm so sorry
O Lord where art thou?
I'm unable
Wish I knew how to end this
The conflict dwells within me







|

Tuesday, April 11, 2006
icad speaks @7:43:00 PM


Babonisme badan penyensoran film Indonesia finally takes its toll on me, blah!


Pokoknya gua gak rela!!!!!



Ok, calm down....
take a deep breath....
Phewww


Ceritanya, hari ini gua bareng temen nonton 'Brokeback Mountain' (again), tapi di bioskop. Biarpun udah gua tonton sejak sebulan lebih kemaren di DVD, tetep aja gua penasaran ama widescreen version-nya. Ya udah deh, mumpung nomat.


Dan, ohhh tidaakkkk!! *jeritan histeris*


It was so disappointing, GUA MERASA DITIPU!




Mulai dari banyak adegan, yang yah bisa dibilang 'sexually explicit' di-cut seenaknya, though it was appropriate for the movie!

Kayak contohnya scene 'porch reunion' setelah 4 tahun itu dipotong. Padahal dari sana ada unsur lyrical yang tersirat di mana Ennis and Jack, their feelings for each other have never vanished despite the longing and distance.
Ini memang ditunjukkin melalui adegan 'ciuman super harot' yang explosive yet affectionate.
Dan scene 'pup tent ke-2' yang amat sangat gentle itu kok gak ada? Dasar!

Terus, penonton di sebelah ama di belakang gua pada cekikikan lagi pas liat ini felem. Dasar kumpulan manusia bodoh. Rasanya pengen gua jitakkin tuh makhluk satu-satu.



Alhasil, gua gak dapet chemistry yang sama dengan yang gua dapet pas nonton pertama kali sendirian di DVD. There's a missing link.


Temen gua sendiri bilang kalow dia nggak bisa ngerti 'jiwa' dari film ini. Emang sih, soalnya movie kayak brokeback mountain tuh membutuhkan penerjemahan perasaan tingkat tinggi. Kalow lo bukan tipe orang yang suka mikirin konflik atow ngehayatin emosi karakter dari sebuah film, this is certainly not your cup of tea.


Banyak orang yang bilang brokeback mountain tuh plain, ah itu sih mereka ajah yang terlalu shallow.

You should judge this movie not by the idea of two guys making out and go-humping-cowboys. It's a story of two human beings who just can't fight the powerful force of their love, even when the society around pushes them to surrender.



Cheers to that!









|

Monday, April 10, 2006
icad speaks @6:20:00 PM


Teman-temankuh yang setia...
Sayah ingin menyampaikan suatu berita penting.


Pasti kalian udah pernah denger tentang animal slaughtering kan?
Baru-baru ini Canada mengeluarkan suatu kebijakan kejam yang tidak berkeprihewanan.
Yes, the seal hunting.


Sayah sebagai salah satu simpatisan PETA, yang jangan disalah-artikan, kami bukan perkumpulan manusia radikal yang menjunjung hak hewan di atas segalanya - menuntut negara tersebut bersama yang lain, melalui sebuah petisi kepada Prime Minister Canada untuk segera mencabut policy tersebut.


" We used to love Canada cuz they don't bully other countries, like their neighbor, The US. But this time , they're kind of behaving badly. So we guess that, Canada needs a little, just a little spank on their ass. "


Tegakah kalian melihat binatang lucu yang tidak berdaya ini dibunuh dengan sadis?




Baby harp seal ini dibunuh dengan cara dipukuli bertubi-tubi, walaupun gambar di bawah ini sedikit explicit, tapi mungkin it could help you think harder this time.





Kalow kalian kepengen ikut serta mendukung petisi ini, tinggal ke sini ajah www.peta.org



Please help us stop this cruelty!




|

Saturday, April 08, 2006
icad speaks @10:36:00 PM


Hooray!



Akhirnya setelah penantian yang lama (wualah!).....
Paket kiriman overseas CD original soundtrack 'Brokeback Mountain' gua dateng juga dari benua seberang sana, I'm so hyped up!








Pertama gua dengerin tadi pagi, the music really takes me back to every moving nuance of the movie, leaving me teary-eyed and emotionally distracted again. Karakter Ennis dan Jack kembali 'merasuki' batin gua , bener-bener ajaib.


Gua kira mereka udah lenyap, but they never leave.



Gak tau kenapa setiap gua abis baca buku atow nonton film yang powerful banget buat gua, jiwa dari karakter dan ceritanya gak bakal pernah hilang gitu ajah.


I always have them living within my most hidden place. Sometimes I don't even know if they're still there.



Album ini banyak diisi lagu-lagu folk, biarpun gua bukan seorang pencinta country music, this is so exceptional.
Score-nya diaransemen sama Gustavo Santaolalla yang menang Oscar tahun ini dan juga komposer di film '21 Grams'.
Ciri khas aransemennya tuh petikan pedal steel gitar yang kenceng, perkusi yang ritmenya simpel, distinctive pump organ, terus strings dan cello yang berdegum menyayat hati (halah , jadi kebawa melankolis deh) ^ . ^





-I highly recommend this album if you've seen brokeback mountain and fall in love with the score, definetely one of the best soundtrack albums i've ever had-




|

Thursday, April 06, 2006
icad speaks @7:42:00 PM


Hari ini akhirnya semua nilai Pra-UN dibagiin...

dan betenya nilai matematika gua NGGAK ADA!!!!

gak tau ngilang, nggak ke-scan atow apalah, pokonya nilai gua gak ada!

Wadauuw....lengkaplah penderitaan.



Nilai B.Indonesia gua cuman 5.4, dan B.Inggrisnya 8.4 .

Setidaknya dua nilai di atas termasuk di atas rata-rata kelas gua. Dan gua lulus, tanpa melihat nilai matematika gua yang ilang itu. (- . - ")


Tapi gua ngeliat sesuatu yang learningful banget di kelas gua hari ini.

Gua ngekategoriin temen-temen gua ke dalam 4 kelompok.



Kelompok pertama adalah orang-orang yang langganan 10 besar, ama nilai gede tiap ulangan, tapi kali ini mereka kecil atow standar aja nilainya, bahkan ada yang gak lulus. Certainly, they feel that they're the ones who supposedly deserve the best marks, but they don't. So they're disappointed.

Kelompok kedua terdiri atas orang-orang yang biasa-biasa ajah, they don't even study at all, or just a little maybe , tapi nilainya melejit. Cuz they're cheating. Yah kerja sama, nyontek, pokonya gak murni deh. They feel happy, proud, but it's a fake feeling. They're just fooling themselves. Bunch of pathological fakeys.

Kelompok ketiga tuh orang-orang yang gak lulus Pra-UN, mungkin karna kesalahan teknis dari pusatnya atow kompetensinya yah memang segitu. Merekalah yang paling ngerasain dampak paling babi dari Pra-UN tadi. Normally they feel so screwed up and failed. Tapi they'll pull through soon. I know it.

Kelompok terakhir adalah para manusia beruntung. Mereka gak pinter-pinter banget, belajar juga gak gila-gila amat, but they're lucky. Jadi nilai mereka bagus.

That shows how life is in a minor group. In a bigger picture, this won't go far from what I've described.



"Di dunia ini gak ada sesuatu yang absolut, seperti halnya suatu sudut pandang yang relatif dilihat oleh berbagai subjek. "



|

Wednesday, April 05, 2006
icad speaks @6:57:00 PM


Sometimes I hate why life has to be this way...

I'm on such a breakdown....


Gua gak tau kenapa terkadang ngerasa kosong banget. And it pains me alot.

I wake up to the same old feeling, lonely and angry, every single morning.

Tentunya gua hampir selalu find ways to get it over with. But it strikes me back harder the moment I can't seem to mend.


I know that it's not only me who ever feel like this.

But it doesn't matter, cuz it doesn't help knowing other people have actually been there. It's me who becomes the problem to myself!



Mungkin karna skolah, keluarga, temen, self-acceptance, confidence, someone you rely on atow society, they can make me so hurt deeply at times. Eventhough i might never show it.


Kadang-kadang malahan kalow udah parah banget , gua bisa a bit suicidal. kayak kucing ini. Huhuh...






Gua jadi inget quote-nya Helen Keller dari buku "The World at Her Fingertips":

"Life is about facing and overcoming your fear instead of escaping from it."

*bener-bener awakening and moving*



Mungkin salah satu masalah gua, yang juga temen deket gua pernah bilang adalah gua gak pernah bisa berhenti mikirin sesuatu yang jadi beban masalah. Selain itu gua juga terlalu banyak ketakutan tapi bukannya nyelesein itu, malahan ditumpuk terus sambil pura-pura gak peduli.


I feel so fake.


I feel so lost.


Something's missing and I don't know what it is. At all.


|

Monday, April 03, 2006
icad speaks @11:40:00 AM


Hari Senen.....memang pantes disloganin I Hate Monday!

Sindrom yang kayaknya hampir semua orang ngalemin.




Kurang ajaaarrrrr!!!!!!!




Gua dateng ke skolah jam 7.00 , pas banget, nggak telat!!
Tapi emang dasar guru-guru sok tertib, gerbangnya udah ditutup. Kalow gak salah, dateng ke skolah itu kan harusnya tepat waktu, bukan kecepetan atow telat.
Dan gua....... =<


Ya udah akhirnya disuruh pulang deh ama guru piket. Padahal hari ini ada Mid Sejarah, Kwn ama Matematik.
Moga-moga aja sobat gua mow bikinin kunci jawaban buat susulan nanti. Hehehex


Biarin ah, siapa juga yang seneng ke skolah...weeeekkk!!! *mencibir gaya anak TK*


Karna gak mungkin pulang langsung ke rumah, soalnya gua pasti dibunuh ama bonyok. Akhirnya berbelanja DVD di kobang yang dah buka dari jam tujuh.

Setelah menuntut perjuangan berlumuran darah, bermandikan peluh dan dibanjiri air mata......kayaknya terlalu hiperbolis deh, yah garink kan.
Gua nemuin DVD yang telah lama kuwh cari-cari. Cihuyy!


Yang gua temuin ada Kinsey, Good Night and Good Luck, Paradise Now, A History of Violence, Before Sunset ,ama satu lagi, Saraband.



Hyaaaaa,
Gua dah gak sabar pengen nonton niihhh...

|

Saturday, April 01, 2006
icad speaks @9:28:00 AM


Gua lagi mabal pemantapan....

Abisnya kimia ama b. inggris sih...

Gurunya tea teu baleg pisan (>.<)



O ya,,
kemaren gua nonton film-nya Joshua Marston,
Maria Full of Grace.

Film ini, sekadar informasi doang waktu itu menang Alfred Balier Prize thn 2004.



And my comment on this:
AWESOMELY MOVING!!!!!


Bersetting di Kolombia-U.S. Film ini nyeritain Maria (Catalina Sandino Moreno, yang waktu itu juga dapet nominasi best actress in a leading role 2005 Academy Awards), seorang gadis miskin yang direkrut untuk jadi 'mule' atow drug trafficker.

Yang keren dari film ini tuh,

pertama, screenplaynya yang bener-bener raw....nggak dibuat-buat. Alhasil, film ini nyiptain kesan human drama yang stunning abis.
kedua, hats off buat Catalina Moreno yang bener-bener bisa nguasain karakter Maria yang rebelious, hidden, angry tapi di sisi lain very graceful.
ketiga, directing-nya yang gak menitik beratkan pada unsur perkembangan alur cerita, tapi lebih ke konflik-konflik riil yang memang jadi soul dalam film ini.


Mengenai premis ceritanya, gua memang selalu gak setuju kalow drug trafficker itu dihukum mati, seperti UU yang ada di negara kayak Singapur atow Inggris.

Contohnya di film ini, Maria memang tahu kalow being a 'mule' is a serious crime........tapi dia sendiri unknowingly realize kalow dunia international drug-trafficking itu bener-bener kejam, dan gak segan-segan untuk ngebunuh para rekrutannya setelah mereka berhasil.
Jadi gak adil banget kalow si 'kurir' narkoba dieksekusi mati, sedangkan yang ngerekrutnya alias bandarnya just get away with this.



SO, I DEMAND THE JUSTICE DEPARTMENT TO THINK TWICE OR MORE ON GIVING DEATH PENALTY TO DRUG TRAFFICKERS.






-It's not about how you see someone is unforgivably guilty, but it's how you still see him/her as a mutual human being that deserves an equal consideration-

|

MISSIONARY OFr






SLIGHTLY DEPICTEDr




+ ICAD + 18 + Unhappy Medical Student + HAS To Be A Morning Person + Troubled + Theatrical + Crazy-Nuts-Lazybum + Noisy + Friendly + A Debate Geek + Bad Driver + Hard Worker + Committed + Love Life To Bits, Sometimes Hate It To Guts + Blunt + etc. etc. etc. +




I FANCYr

+ ponderous movies + life-learning story novels + alternative music + vibrance is the color + sushii + francais, j'aime cet beaucoup! + traveling + gravelly southern drawl +



FUDGEY CREAM ON THE SIDEr

my friendster profile + phoebe + tasha + wikipedia + great offers here! + help us save the whales + stop the killing + protect the children + independent spirit + YAHOO! + Sunburst Youth Camp + music-for-your-pleasure + for your viewing experience + sing the words + acclaimed movie reviews + connect with me here +



DROP ME A LINE!r



CLASSICAL MEr

Do you Believe in hard work? I Do. Gua adalah t...MDE oh MDE... Kenapa MDE harus nyiksa gua kayak g...Inilah secuil conversation saya dengan seorang tem...Why would a friend hurt another friend? Why would ...Hey, for my dearest friends, here is the wish list...Geez!!!! Im so hyped up, this cant be explained j...It has been 8 days since the UN results were offic...Dear God... I'm just one of those mere mortals Not...Wow!! It's been too long, way too long since i las...Hey Fellas! Long time not blogging, since I've be...


+ + + + + + + + + + + + + + + +

March 2006April 2006May 2006June 2006July 2006August 2006April 2007May 2007



You're The Lucky NumberLogo Design




BlogFam Community







ICAD IS A FAN OFr


The Nightmare Before Christmas



Avril Lavigne



South Park

















WARNING!




too-much-blogging-will-get-you-like-this